Technologue.id, Jakarta – Tidak hanya sosial media, aplikasi live chat ternyata tak lepas dari pelaporan terkait konten negatif di dalamnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan dan melaksanakan pemblokiran 2334 konten negatif dalam 11 aplikasi live chat selama tahun 2018. Kesebelas aplikasi itu terdiri dari Bigo, BIGO LIVE, Cheez, Go Live, GOGO LIVE, KWAI GO, Live Me, Nonolive, Smule, TikTok, dan Vigo.
Baca Juga:
Marak Konten Negatif, Twitter Paling Sering Diadukan ke Kominfo
Berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, aplikasi terbanyak yang diblokir kontennya yaitu aplikasi Smule, yakni sebanyak 613 konten. Pemblokiran dilakukan alasannya pakaian yang dipakai menawarkan kevulgaran.
Sementara pada urutan kedua, konten terbanyak yang diblokir pada aplikasi TikTok yakni 591 konten. Pertimbangan pemblokiran alasannya pakaian yang dipakai tampak vulgar (293 konten); gosip yang mengganggu dalam bentuk Tatto (227 konten) serta menawarkan konten merokok, minuman keras dan obat obatan terlarang (48 konten). Selebihnya alasannya aksi, bahasa, erotis dan memuat anak di bawah umur.
Pada urutan ketiga, konten yang banyak diblokir dalam aplikasi KWAI GO sebantak 424 konten. Kebanyakan konten menawarkan agresi yang tidak layak atau vulgar (172 konten), pakaian yang vulgar (103 konten), agresi yang membahayakan (79 konten). Selebihnya alasannya konten yang menampilkan erotisme, merokok, minuman keras, penyiksaan mahluk hidup.
Baca Juga:
Hampir 10 Bulan “Dipenjara”, Kemkominfo Bebaskan Tumblr
Hasil pantauan konten negatif ditemukenali ada di aplikasi Vigo (225 konten), Go LIve (197 konten), Nanolibe (124 konten), Bigo (89 konten), BIGO LIve (32 konten), GOGO LIVE (20 konten), Live Me (13 konten) dan Cheez (6 konten).
Berdasarkan kategori konten terbanyak ditemukan konten yang tidak layak atau vulgar dari penggunaan pakaian sebanyak 1653 konten. Selanjutnya konten yang mengganggu berupa Tatto (227 konten) dan konten agresi vulgar (97 konten).
Pelaporan itu diterima Kementerian Kominfo melalui @aduankonten dan website aduankonten.id serta sudah ditindaklanjuti dengan tindakan pemblokiran oleh Kementerian Kominfo dengan penapisan meliputi IP filtering, hosting, URL dan aplikasi, serta bekerja sama dengan pihak-pihak pengelola layanan atau aplikasi.
Mari berteman dengan saya
Follow my Instagram _yudha58
0 Response to "Kominfo Blokir Ribuan Konten Negatif Yang Tersebar Di Aplikasi Live Chat"
Posting Komentar