Sumber-Sumber Sejarah (Visual, Audio Visual, Tradisi Lisan)

Sejarah_10

Squad, kau pernah nonton serial anime Naruto Shippuden? Kalau kau yaitu penggemarnya, pernah dengar nggak ada salah satu abjad dalam anime Naruto yang berbicara begini,

“Mempelajari masa kemudian untuk memperkirakan masa depan. Itulah arti penting mengetahui sejarah.”

Pernah nggak mendengar kata-kata itu?

Ya! Itu yaitu kalimat yang diucapkan oleh Pain. Pain menyampaikan bahwa sejarah itu sangat penting, alasannya dengan mengetahui sejarah, kita bisa memperkirakan menyerupai apa masa depan nanti.

 

Quotes PAIN

Lalu, bagaimana cara kita mengetahui sejarah? Banyak cara lho yang bisa kau gunakan untuk mencar ilmu dan mengetahui kejadian-kejadian pada masa lampau. Terlebih lagi, dengan pesatnya perkembangan teknologi, kau bisa mempelajari sejarah melalui sumber-sumber berbentuk visual, audio visual, juga tradisi lisan. Agar bisa lebih terang lagi, yuk simak penjelasannya.

Baca Juga: Jenis-Jenis Sumber Sejarah

VISUAL

Sumber sejarah berbentuk visual secara umum yaitu semua sumber sejarah yang bisa dilihat oleh pengelihatan. Lebih spesifiknya, sumber sejarah secara visual itu berupa foto, lukisan, pahatan, dan ukiran.

Sumber Sejarah Lukisan Gua

Lukisan Gua (Sumber: Britannica.com)

Sumber visual atau gambar, bisanya dipakai untuk mengabadikan sebuah insiden semoga tidak gampang dilupakan. Sumber visual yang paling renta yaitu gambaran-gambaran yang ditemukan di dalam gua. Sedangankan foto, ukiran, pahatan, atau lukisan, yaitu bentuk-bentuk visual yang muncul alasannya adanya perkembangan ilmu pengetahuan serta teknik insan dalam memakai alat serta pengetahuan yang dimiliki. Melalui teknik-tekniknya, insan kemudian mendeskripsikan dongeng sejarah ke dalam bentuk foto, ukuran, pahatan, juga lukisan.

Sumber Sejarah Lukisan

Lukisan Keadaaan Pos Surat di Jawa, karya Raden Saleh (Sumber: indonesiatatler.com)

AUDIO VISUAL

Audio visual yaitu gambar dan bunyi yang direkam kemudian diolah untuk diputar kembali dan dilihat. Audio visual dikenal juga dengan sebutan film atau rekaman. Sumber sejarah berbentuk audio visual menjadi marak pada dikala perang dunia ke-2 meletus. Hal ini terjadi alasannya teknologi sudah memungkinkan untuk menghasilkan kamera yang sanggup dibawa, tentunya dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Pada awal kemunculannya, rekaman insiden bersejarah dipakai untuk propaganda perang. Akan tetapi, pada dikala itu rekamannya masih berwarna hitam putih. Propaganda yang dilakukan memakai rekaman, bertujuan untuk menarik minat masyarakat semoga mendaftar ke institusi militer dan berperang untuk negara.

Selain itu, ada juga rekaman yang menyampaikan dikala operasi militer dijalankan. Rekaman dikala operasi militer biasanya dipakai untuk mengukur kesuksesan operasi tersebut untuk menjadi bukti ke masyarakat jikalau operasi tersebut berhasil.

Sumber sejarah audio visual

Cuplikan Video Sejarah Nazi (Sumber: www.pinterest.se)

Nah cuplikan-cuplikan video itu kemudian disatukan sampai jadi sebuah video dokumenter. Video-video dokumenter itulah yang menjadi sarana mencar ilmu kita. Video dokumenter sejarah juga termasuk ke dalam sumber sejarah audio visual ya

TRADISI LISAN

Tradisi ekspresi biasanya dipakai untuk mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang tidak ada dokumentasinya, dengan cara mewawancarai orang-orang yang terkait dengan insiden tersebut. Hal ini biasa dilakukan untuk mengidentifikasi dan melestarikan ceita-cerita leluhur, takhayul, dongeng, atau insiden yang tidak sempat di dokumentasikan alasannya ketidakmampuan masyarakat itu.

Interview Suku Pedalaman Amazon

Mewawancarai Penduduk Suku Pedalaman Amazon (sumber: amazonwatch.com)

Bukti sejarah berupa ekspresi yang diceritakan, yaitu bukti sejarah yang paling sulit untuk di konfirmasi kebenarannya. Hal ini berkaitan dengan ingatan pencerita akan insiden tersebut atau dongeng sebelumnya yang diturunkan kepadanya. Maka dari itu biasanya sumber ekspresi ini harus mendapat narasumber yang benar-benar terlibat dan sanggup dipercaya.

Sekarang kau sudah tahu kan apa saja yang sanggup dijadikan sebagai sumber sejarah? Coba deh sesekali kau ke museum, di sana kau bisa mengidentifikasi benda bersejarah apa saja yang ditemukan di Indonesia dan masuk ke dalam kategori apa benda-benda tersebut. Nah supaya kalian bisa mencar ilmu dengan lebih jelas, kalian bisa coba aplikasi ruangles. Melalui aplikasi ini, kalian bisa memeilih pengajar-pengajar yang menurutmu seusai dengan kebutuhan kau sendiri.

 New Call-to-action

Mari berteman dengan saya

Follow my Instagram _yudha58

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sumber-Sumber Sejarah (Visual, Audio Visual, Tradisi Lisan)"

Posting Komentar